Sabtu, 02 Juni 2012

인도네시아 보이밴드의 창의력과 능력 중요성



음악은 음색의 형태로 작품의 예술 형테이며 관객 뒤따라갈 있는 템포도 있다. 밖에 음악의 의미는 많이 있다. 중에는 아리스토 텔레스  의해 음악은 문제가 심장과 레크리에이션 치료를 화해와 애국심의 성장 정신을 가지고 있는 능력이 있다. 음악의 유행은 해마다 다르다. 요즘은 인도네시아의 유행 음악은 POP R&B 음악이고 보이밴드나 글밴드도 유행하고 유명하게 된다. 전에는 인도네시아의 유행 음악은 믈라유 음악과 크룹 밴드도 유행하고 유명하게 된다. 하지만 대부분 보이밴드들은 창의력과 능력이 부족하다. 그래서 저는 글으로 인도네시아 보이밴드의 창의력과 능력에 대해서 중요하게 되는 이유를 설명하고 싶다.
              지금 인도네시아 사랍들은 보이밴드라는 말을 들으면 한국 보이밴드를 생각할 것이다. 외냐하면 요즘은 인도네시아에 유행하고 유명한 음악은 한국 음악이고 한국 버이밴드나 글밴드이다. 그들도 한국에 있는 한류의 영향을 많이 받아서 인도네시아는 지금 버이밴드같은 음악 크룹 컨셉이 많이 나타난다. 우선, ‘한류라는 것에 대해서 알아야 한다. ‘한류라는 것은 한국 전통 문화에 대해서야 간헐적 으로 국내와 외에서 대단하다는 평가 혹은 다소의 자부심이 있었지만 대중문화에 대해서 언재 그렇게 한류라고 정도로 국내도 아닌 국외에서 그토록 대단하게 진척되어는지 어리둥절하기만 하다’ (강철근:2006) 뜻이다.  
            그런데 보이밴드라는 것은 무엇인가? Maurice Starr 세계의 보이밴드의 설립자라고 한다. 사람은 남자2-3 명을 모아서 팀으로 만들고 보이밴드를 세웠다. 보통 보이밴드 멤보는 노래를 부르기만 한다. 조금 춤을 추는 보이밴드도 있다. 일반적으로 악기를 연주하지 않다. Maurice Starr 가장 조음 만든 보이밴드는 New Edition (1983)  New Kids on the Block (1986). 인도네시아 보이밴드를 다시 말하면은 인도네시아에 보이밴드 많이 나타나는 이유는 한국에 있는한류 영향인가그런 생각은 잘못 생각하는 같다. 외냐하면 사실은1980년대부터 인도네시아에 보이밴드가 많이 나타났다. 중에서  Trio Libels, Coboy, Cool Colors, Me 등이 있었다. 그들의 노래도 아주 재미있고 유명했다고 한다.
요즘은 2010/2011년부터 인도네시아에 보이밴드기간 다시 나타나는다.   하지만, 요즘은 나타나는 보이밴드들은 창의력이 부족하다. 창의력이라는 것은새로운 조합을 만들 있는 능력이다’ (Munandar:1992). 음악 분냐에 창의력이 아주 중요하다. 왜냐하면 창의력이 많이 있으면 인도네시아 음악 분냐는 다양할 것이다. 그리고 사람들은 빠르게 지루할 수가 없다. 창의력으로는 음악가들은 심각해서 좋은 음악 작품을 많이 나타날 것이다. 그래서 세계에서 인도네시아의 보이밴드 이름은 좋을 것이다.
다른 중요한 것은 능력이다. 보이밴드는 음악에 능력이 없으면 일이다. 왜냐하면 요즘 음악을 좋아하는 사람들은 똑똑하다. 보이밴드는 음악에 능력이 없으면 사람들은 보이밴드와 보이밴드의 노래를 듣지 않을 것이다. 그리고 인도네시아 음악가들도 능려이 없어진다고 말할 것이다. 보이밴드는 음악에 능력이 없으면 창의력이 나타낫수도 없다. 그래서 세계에서 인도네시아의 보이밴드 이름은 나쁠 것이라고 말한다.
결국에 인도네시아 보이밴드는 멋있는 외모를 쓰기뿐만 말고 창의력과 능력을 가지고 있어야 한다. 음악 분냐에는 멋과 외모가 물론 중요한 것이지만 위에 가장중요한 것은 창의력과 능력. , 외모, 창의력과 능력은 균형이 잡혀야 한다. 그렇게 하면 세계에서 인도네시아의 보이밴드 이름은 많이 좋을 것이다.

참고 무헌 목록:
한류 이야기강철근, 2006
 http://elearningpendidikan.com/definisi-kreativitas.html

Sabtu, 26 Mei 2012

Bedah Buku dan Film Cinta Suci Zahrana di FISIP UI (210512) ^^



Assalamualaykum... ^^

Apa kabar, teman-teman ^^. Kabar saya sangat sibuk akhir-akhir ini, soalnya mau ujian (UAS semester 6, cuy~ tak terasa ternyata kuliah tinggal 1 tahun lagi, hihiy~) Yap, saya tak tahan lagi mau menginggalkan semester ini, yaitu semester TERAKHIR belajar bahasa Korea, bwahahaha *gaya tangan pahlawan bertopeng. Hmm, bukannya tak mau belajar, hanya saja... peer-nya itu lho... sangat menyiksa. Banyak sekali. Bahkan mungkin, terlalu banyak -_____-

Untung saja, di tengah-tengah kesibukan itu, banyak acara dan seminar-seminar seru dan bermanfaat di dalam kampus ^^. Salah satunya, ada acara Bedah Buku dan Film Cinta Suci Zahrana di gadung AJS FISIP UI, tanggal 21 Mei 2012 kemarin dan seminggu sebelumnya, saya sudah dengar berita itu. Katanya, akan hadir Kang Abik sebagai penulisnya, Meyda Sefira, serta Cholidi Asadil Alam sebagai pemain dalam filmnya. Oleh karena itu, acara ini sangat saya tunggu-tunggu, hehehe ^^

Baiklah, mungkin kita bisa lihat resensi dan sinopsis bukunya di sini terlebih dahulu...
Nah, kalau sudah baca, balik lagi ke sini, hehe...

Acaranya dimulai pukul 14.00 sampai pukul 16.00 sore dan Alhamdulillah saya dapat tempat duduk di tengah depan, barisan ke empat. Saya datang dengan Zaki (yang sebelumnya sangat galau antara pergi ke perpus untuk kerjakan peer online shopping bahasa Korea bisnis atau datang ke acara bedah buku dan film itu bersama saya :p), lalu ada duo kembar, Kak Lita dan Lisa juga. Sebelumnya, tempat duduk di depan kosong, tapi saya dan Zaki terlalu cantik untuk ada di depan, nanti para pembicaranya tak bisa konsentrasi lagi :p



(acara dibuka oleh Tim Nasyid Al Hikmah FSI FISIP UI *sumpah mereka kocak banget, acara ini suasananya jadi lucu juga karena mereka, mereka nyanyi sambil ngelawak kayaknya, hehe plus di tengah acara, mereka juga merangkap jadi panitia perlengkapan, karena ikut bantu angkat sofa ke atas, bwahaha. sumpah kocak. tapi tetep ketika nyanyiin lagu nasyid kesukaan saya, saya merinding~ ziiing~)




(ki-ka: moderator (menurut saya kurang ok, nih, seharusnya Kak Yasir aja yang jadi moderator, hehe), Kang Abik (it's the first time for me to meet Kang Abik ^^ baju hijaunya sangat menentramkan~ kakek guru saya~ *sambil sungkem), terakhir Kak Odi (kakak itu datang dengan blazer coklat dan celana jeans, menurut saya gak terlalu cocok sama kulitnya, tapi gak apa-apa, karena kharismanya mengalahkan semuanya ^^ lagipula masih mending dia pake baju, soalnya selain main film, dia juga lagi sibuk banget sama kuliah dan jualannya di kalibata, hoho~)



Kang Abik bercerita mengenai cerita Cinta Suci Zahrana ini. Menurut saya, inti ceritanya adalah tentang seorang wanita yang telat menikah.Oh, iya, hampir lupa, dua orang pembicara lagi, yaitu Meyda Sefira dan Mr. M (saya tak suka orangnya, jadi saya tak mau tulis namanya di blog saya, hehe) berhalangan hadir. Michin yeoja-deul yang datang karena ingin melihat Mr. M, rasakanlah karena orang itu tak datang! Bwahahaha~

Oke, kembali lagi ke jalur kebaikan. Yap, dalam menulis cerita ini, Kang Abik memperoleh inspirasi dari kerabatnya yang kurang lebih begitu ceritanya, telat nikah. Kerabatnya Kang Abik itu lalu konsultasi kepadanya dengan harapan mendapatkan solusi dan bantuan.

Kang Abik juga membahas tentang pendidikan bagi perempuan yang sangat terbuka dalam Islam. Perempuan sama dengan laki-laki, boleh menggapai pendidikan sampai setinggi apapun karena menuntut ilmu hukumnya wajib bagi setiap muslim. Saya setuju kali ^^ Kemudian, Kang Abik juga bercerita tentang perbedaan wanita dan laki-laki dalam masalah usia pernikahan. Kaum laki-laki tidak punya masalah kapan menikah (tentunya setelah baligh), akan tetapi kaum wanita harus memikirkan masa produktifnya yaitu di bawah 35 tahun. Usia setelah 35 tahun, agak sulit karena mendekati masa menopause.

Dan Kang Abik menjelaskan penuh dengan kedamaian dan ketentraman~ Hmm, di sini, saya mengerti. Memang benar sekali, bagi kaum wanita khususnya, usia produktif harus dipikirkan sebelum menikah. Penting itu hukumnya. Sebelumnya, saya juga sudah memikirkan hal seperti itu. Waktu itu, niat saya untuk ambil S2 di Korea sangat menggebu-gebu. Lalu, saya berpikir... tapi saya akan menikah dulu, setelah itu baru kuliah S2. Banyak kok yang seperti itu, jadi menikah dan menuntut ilmu seharusnya tidak saling menjatuhkan, tapi berjalan beriringan...

Oh iya, di sesi pertanyaan, saya sebenarnya sudah mengewer-ngewerkan tangan saya. Tapi, masih belum rezeki, jadi tidak terpilih sebagai penanya. Huhu. Sedih. Padahal di depan itu adalah dua orang yang sangat menginspirasi. Ada sebuah pertanyaan yang bagus, dari Kak Nurul, dari FIB juga,

“Kang Abik, bagaimana ya caranya mencari jodoh? Maksudnya, kalau pendidikan kan sudah jelas, kita harus masuk SD, SMP, masuk sana situ, ambil jurusan ini itu... Nah, kalau urusan jodoh bagaimana?”

Kang Abik jadi seperti konsultan cinta lagi, hehehe. Dan saya serta hadirin lainnya cekikikan tapi penasaran juga, apa kiranya jawaban Kang Abik dari pertanyaan tadi. Sebenarnya, banyak yang dikatakan Kang Abik sebagai penjelasan dari jawabannya,

“Pantaskan diri.” Itu ringkasan dan inti dari jawabannya. Setuju dong, wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan sebaliknya. Dan saya langsung teringat bukunya Mas Ippho Santosa ^^ 



(kali ini, Kak Odi (yang ternyata seniornya Lisa di SMA, ya ampun dunia sempit sekali~) share tentang tokohnya sebagai Rahmat si tukang kerupuk di film ini yang Kak Odi bilang seorang tokoh yang sangat penting dalam cerita walau pengambilan gambarnya sedikit) 




Oh iya, sama seperti pertemuan dengan Kang Abik, pertemuan dengan Kak Odi juga menjadi yang pertama. Kedua orang itu sangat menginspirasi untuk saya yang tertarik di dunia penulisan dan wirausaha. Kang Abik, tak perlu ditanya lagi geliatnya di dunia kepenulisan, terutama novel religi. Dan saya juga meniti jalur yang sama, yaitu novel religi, namun masih untuk remaja, hehe. Oleh karena itu, tadi saya panggil Kak Abik jadi kakek guru, hehe. Semoga saya juga bisa jadi penulis seperti Kang Abik yang bisa membuat karya-karyanya jadi film. Tapi, sebenarnya, dari hati yang paling dalam, saya maunya karya-karya saya nantinya menjadi sebuah DRAMA! Yap, drama televisi. Saya tak mau menyebutnya sinetron, hehe. Tapi cukup kisaran 15-20 episode saja. Begitu... Semoga bisa jadi kenyataan dan bermanfaat bagi semua. Aamiin ^^

Nah, Kak Odi juga jadi orang yang sangat menginspirasi saya. Terserah orang lain dan michin yeoja-deul yang menyukainya sebagai artis, tapi saya tidak termasuk mereka. Kak Odi menginspirasi saya karena dirinya sendiri. Bukan karena dia artis atau bintang film. Saya jadi teringat, waktu beberapa tahun yang lalu nonton KCB  di Cibubur Junction bersama Tia, sahabat SMA saya. Waktu itu Tia bilang,

“Dia (Kak Odi yang berperan jadi Azzam) enggak ganteng tahu, Sol. Biasa aja mukanya...,”
“Ada tahi laletnya lagi...,” tambah Tia.
“Hehehe, emang iya. Dibilang manis, enggak juga. Sedikit banget manisnya, tapi entah kenapa, ada sesuatu yang berbeda dari dia Tia dan gue enggak tahu apa ...,

Tapi sekarang saya tahu, itu adalah kharisma ^^ Oh, iya, adalah kebiasaan saya meng-add akun facebook setiap orang yang menginspirasi saya. Zaman awal-awal, film KCB, saya cari nama Kak Odi, ternyata... TIDAK ADA! Ya ampun... bertahun-tahun kemudian, yaitu sekarang, saya cari namanya, dan... sudah 4000-an temannya sampai tak bisa tambah teman lagi -___-. Ya sudahlah, yang penting, tak temananpun, kita sudah jadi saudara... saudara seiman ^^

Tentang wirausaha, Kak Odi (hasil per-kepo-an zaman dulu, zaman KCB masih gembar-gembor) pernah jualan sarung dan pecel lele di daerah Kalibata. Dari SMA sudah merantau ke Jakarta dari Pasuruan (*ya ampun, berarti Kak Odi teman sekampungnya Inul Daratista -__-). Entah benar atau tidak, hanya Kak Odi dan Allah yang tahu. Hehehe. Sekarang, mungkin sudah banyak dapat modal dari hasil main film, jadi sudah punya restoran ayam bakar di daerah Kalibata juga. Kak Odi juga sudah main teater dari zaman SMA (hasil ngobrol sama Lisa, juniornya di SMA). Waktu SMA, Kak Odi udah masuk ekskul teater. Dan kata Lisa, Kak Odi biasa-biasa saja orangnya, paling kalau ada acara teater, dia tampil. Begitu...

Tentang latar belakang keluarga dan pendidikan, Kang Abik dan Kak Odi hampir sama. Dua-duanya dari keluarga pesantren. Mantep dah ^^ Dan hal keren yang Kak Odi katakan ketika acara berlangsung adalah,

“Bermain di dalam genre film yang Islami adalah sebuah pilihan. Pilihan saya. Kalau saya main di film-film enggak bener, nanti saya bisa enggak disapa sama paman dan bibi saya di kampung. Semoga saya istiqomah. Aamiin. Insya Allah, semoga istiqomah.”

Saya mengaminkan sambil tersenyum, mengingat harapan saya supaya istiqomah dalam menulis novel religi remaja. Ya, walaupun belum debut dan masih amatir, saya akan tetap berdoa dan berusaha! No body’s perfect, but we can try to be perfect ^^

Kak Odi juga cerita tentang wirausaha yang dirintisnya. Kuliah broadcasting, main film religi, wirausaha ayam bakar. Itulah 3 kesibukannya. Kak Odi mengaku kelelahan, tapi Kak Odi suka melakukannya. Saya juga merasakan itu, menulis dan mengetik di depan laptop itu bikin sakit pinggang, lho. Memikirkan jalan cerita, karakter tokoh, kesinkronan alur dan plot... itu pusing dan melelahkan, lho. Tapi, saya suka dan menikmati itu.

Subhanallah, ya tulisan tentang inspirasi hari ini... Baiklah. Selanjutnya, kita harus jadikan inspirasi-inpirasi di sekitar kita, seperti Kang Abik dan Kak Odi ini menjadi re-charger semangar kita dalam hidup... Hiyaaaat! Saya siap! Saya siap untuk sukses... dunia... dan akhirat... ^^ aamiin (*oh iya, saya punya feeling, sepertinya saya akan bertemu lagi dengan kedua orang itu suatu hari nanti ^^ di sebuah event yang lebih besar lagi, semoga jadi kenyataan, hehe aamiin ^^ )

Sekian tulisan inspiratif kali ini. Semoga bermanfaat, ya ^^

Sabtu, 12 Mei 2012

인도네시아 어린 노래의 운명



노래는 예술 톤을 배열하는 것이다. 어른과 어린들은 노래를 듣기를 좋아한다. 스트레스를 풀기러 한다. 그래서 어른 노래가 있고 어린 노래도 있다. 어린 노래라는 것은 어린에게 특별한 노래이다. 어린 노래와 어른 노래는 특징이 다르다. 어린 노래의 특징은 간단한 가사, 어린의 즐거움 주제과 교육 있는 내용이다. 그래서인도네시아 사람과 음악가들은 어린 노래를 더 신경 쓰고 만들아야 한다.

하지만 요즘은, 특히2000년 대 후, 인도네시아의 어린 노래 가 없어지다. 인도네시아의 어린 노래의 없어지는 원인은 무엇인가? 작가 생각하기에는 원인이 4가지 있다. 첫번째는2000년 대 후에 어린 음악 프로그램은 많이 방송하지 않은다. 2000년 대 전에 어린 음악 프로그램은 많이 방송한다. 에를 들면, 칠룩바, 두니아 아낙, 트랄랄라 트릴릴리, 등 이 있다. 두번째는2000년 대 전에 어린 가수들은 어른이 된서 그의 노래 주제도 변한다. 어린의 즐거움 주제는 어른의 사랑으로 변한다. 그 가수들은 아그네스 모니카, 티나 툰, 조수와, 치키타 메이디, 등 이 있다. 세번째는요즘 어린들이 가수보다 배우가 되고 싶어한다. 돈을 더 벌을 수 있다고 생각한다. 에를 들면, 바임, 니잠, 아멜 카를라, 등 이 있다. 마지막은 음악잗들의 어린 노래 이상주의가 없어진다. 요즘 아이돌 크룹이나 믈라유 벤드 크룹보다 유행하지 않고 돈도 조금 벌을 수 있기 때문이다.

지금은 인도네시아의 어린들은 어린 노래가 없어지기 때문에 어른 노래를 부른다.가사는 간단하지 않고 어린의 즐거움 주제가 아니고 교육 있는 내용도 아니다. 어른 노래들은 대부분 사랑 주제가 있다. 오히려 어린의 나이위해 잘 어울리지 않지? 그래서 인도네시아 사람과 음악가들은 어린 노래를 더 신경 쓰고 만들아야 한다.


Kamis, 10 Mei 2012

Silaturahmi ke Rumah Bu Usmi ^_^ (191111)

Entah dari kapan sebenarnya mau menyimpan semua ini di dalam blog, hehehe. Supaya bisa jadi kenang-kenangan nantinya ketika sudah lulus kuliah... Akhirnya ada waktu juga...^ ^

Angkatan 2009, diundang ke apartemennya salah satu dosen paling oke, Bu Usmi di daerah (diam sesaat, lupa, sebentar, mikir dulu, hehe...) oh, iya... MOI ! Kejadian lucu sudah terjadi ketika rombongan pertama sudah tiba di rumahnya Bu Usmi, ketika naik lift, kami diusir keluar karena tidak punya kartu khusus. OMG! Akhirnya, kami telepon Bu Usmi dan mengadukan semuanya... hahaha!


(kami dan Bu Usmi)

(waktu itu, saya ngidam banget buat bikin kimbab... akhirnya kesampaian ^ ^)

(gulung-gulung~~ asiknya buat kimbab~~)

(sebenarnya yang ini bukan hasil bikinan saya, hehe. ancur begini bikinan zaki... *pis, zak! hehe... bikinan saya bagus lho~)

(yang sudah jadi ada tteokpokki, jabchae, ayam, dll)

(makan! ^ ^)

(sambil ngintip foto walimahannya Bu Usmi :p)

(hari pun berubah menjadi malam... indah banget kalo lihat pemandangan ke luar, 
jadi istana inspirasi banget nih kalo nulis di sini ^ ^)

(sementara itu, archie kita suruh motong mangga, bwahahaha *ketawa raksasa)

(kimchi!)

*semoga ketika saya sudah jadi dosen nanti, juga bisa silaturahmi seperti ini... ^ ^